Kenali APAR di RSUD dr. Soegiri, Langkah Penting dalam Pencegahan Kebakaranhttps://www.instagram.com/rsud_soegiri/reel/Des9vRwsdJd/
Lamongan – Keselamatan dan keamanan lingkungan rumah sakit merupakan tanggung jawab bersama. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran adalah dengan mengenali dan memahami penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di lingkungan RSUD dr. Soegiri.
APAR merupakan alat pemadam api yang dirancang untuk menangani kebakaran pada tahap awal. Keberadaan APAR di rumah sakit sangat penting sebagai bagian dari sistem proteksi kebakaran, mengingat rumah sakit memiliki berbagai area pelayanan, peralatan medis, instalasi listrik, serta bahan yang memerlukan penanganan khusus.
Mengenal Jenis dan Fungsi APAR
APAR memiliki beberapa jenis dengan media pemadam yang berbeda sesuai dengan sumber kebakaran. Oleh karena itu, pemilihan APAR harus disesuaikan dengan jenis api dan potensi bahaya di lokasi kejadian. Penggunaan alat yang tidak sesuai dapat meningkatkan risiko bagi petugas maupun pasien.
Cara Menggunakan APAR
Petugas perlu memahami langkah dasar penggunaan APAR, yang dikenal dengan metode PASS:
Pull (Tarik): Tarik pin pengaman APAR.
Aim (Arahkan): Arahkan selang atau nozzle ke pangkal api.
Squeeze (Tekan): Tekan tuas untuk mengeluarkan media pemadam.
Sweep (Sapukan): Sapukan nozzle dari sisi ke sisi pada pangkal api.
Penggunaan APAR hanya dilakukan apabila kondisi memungkinkan, pengguna telah memahami prosedurnya, dan tersedia jalur evakuasi yang aman. Jika api membesar atau membahayakan keselamatan, segera aktifkan prosedur tanggap darurat kebakaran dan lakukan evakuasi sesuai arahan petugas.
Pentingnya Pemeriksaan APAR
APAR harus diperiksa secara berkala untuk memastikan kondisinya layak digunakan. Pemeriksaan meliputi tekanan atau indikator, pin dan segel pengaman, kondisi selang, tabung, label petunjuk, serta masa berlaku atau jadwal pemeliharaan sesuai jenis alat.
Seluruh petugas juga perlu mengetahui lokasi APAR terdekat dan memastikan akses menuju alat tidak terhalang oleh barang maupun peralatan lainnya.
Melalui edukasi mengenai APAR, RSUD dr. Soegiri diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan petugas dalam mencegah serta menghadapi potensi kebakaran. Pengetahuan dan keterampilan yang baik menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan rumah sakit yang aman bagi pasien, keluarga pasien, pengunjung, dan seluruh petugas.
Kenali APAR, pahami cara penggunaannya, dan utamakan keselamatan. Kesiapsiagaan hari ini merupakan langkah penting untuk mencegah risiko kebakaran di lingkungan rumah sakit.




