Lamongan – RSUD Dr. Soegiri Kabupaten Lamongan terus berkomitmen meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui edukasi mengenai berbagai jenis pemeriksaan penunjang medis. Salah satu materi yang disampaikan adalah pemahaman mengenai perbedaan antara Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan Computed Tomography (CT Scan), yang masih sering dianggap memiliki fungsi yang sama.
Meskipun sama-sama digunakan untuk melihat kondisi bagian dalam tubuh, MRI dan CT Scan memiliki cara kerja serta fungsi yang berbeda sesuai dengan kebutuhan diagnosis medis.
MRI merupakan pemeriksaan yang menggunakan medan magnet dan gelombang radio untuk menghasilkan gambaran organ tubuh secara lebih detail, terutama pada jaringan lunak seperti otak, sumsum tulang belakang, otot, ligamen, dan sendi. Pemeriksaan ini sangat membantu dokter dalam mendiagnosis berbagai kelainan yang tidak dapat terlihat dengan jelas melalui pemeriksaan lainnya.
Sementara itu, CT Scan memanfaatkan sinar-X untuk menghasilkan gambar penampang tubuh secara cepat. Pemeriksaan ini umumnya digunakan untuk melihat kondisi tulang, organ dalam, serta mendeteksi cedera, perdarahan, maupun kondisi darurat lainnya yang membutuhkan penanganan segera.
Pemilihan antara MRI dan CT Scan tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Dokter akan menentukan jenis pemeriksaan yang paling sesuai berdasarkan kondisi kesehatan, gejala yang dialami pasien, serta tujuan pemeriksaan sehingga hasil yang diperoleh dapat mendukung diagnosis secara optimal.
Melalui edukasi ini, RSUD Dr. Soegiri Lamongan mengajak masyarakat untuk tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila membutuhkan pemeriksaan penunjang. Dengan pemeriksaan yang tepat, proses diagnosis dapat dilakukan secara lebih akurat sehingga penanganan yang diberikan menjadi lebih efektif dan sesuai dengan kondisi pasien.
