LAMONGAN — Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD Dr. Soegiri Lamongan kembali menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan bagi pasien dan pengunjung rumah sakit. Kegiatan edukasi ini mengangkat topik penting mengenai "Penanganan CKD & Gizi Pasien" guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan ginjal.
Mengenal CKD (Gagal Ginjal Kronis)
CKD (Chronic Kidney Disease) atau Gagal Ginjal Kronis adalah kondisi menurunnya fungsi ginjal secara bertahap yang berlangsung selama 3 bulan atau lebih. Akibat kondisi ini, ginjal tidak mampu menyaring limbah, racun, dan cairan berlebih dari darah dengan baik, sehingga sisa metabolisme menumpuk di dalam darah.
Beberapa faktor risiko utama penyebab Gagal Ginjal Kronis meliputi:
Merokok dan konsumsi alkohol
Riwayat keluarga dengan penyakit ginjal
Pola makan tinggi garam atau protein
Penyakit jantung
Obesitas dan lanjut usia (lansia)
Hipertensi
Diabetes
Faktor jenis kelamin
Pengaturan Gizi dan Penanganan Pasien CKD
Dalam sesi penyuluhan, disampaikan pula bahwa kebutuhan gizi pasien CKD harus disesuaikan secara cermat dengan stadium penyakit yang dialami. Sebagai contoh, pasien yang menjalani dialisis (cuci darah) umumnya memerlukan asupan protein yang lebih tinggi.
Oleh karena itu, pemantauan status gizi dan parameter klinis perlu dilakukan secara berkala. Pengaturan diet yang tepat sebaiknya dilakukan bersama dokter dan ahli gizi, dengan menyesuaikan kondisi klinis pasien serta hasil pemeriksaan laboratorium.
Melalui kegiatan PKRS ini, RSUD Dr. Soegiri Lamongan berharap pasien dan keluarga dapat lebih memahami pentingnya menjaga pola hidup sehat serta melakukan deteksi dini demi kualitas hidup yang lebih baik.








